Cara pembuatan baju
Baju dibuat dari kain yang digabungkan dengan cara dijahit. Kain yang digunakan untuk membuat baju ada berbagai macam jenis. Ada kain tenun, kain linen, kain sutra, kain flanel, dan masih banyak lagi.
Masing-masing jenis kain tersebut memiliki karakter yang berbeda-beda sehingga harus disesuaikan dengan jenis dan fungsi baju yang akan dibuat. Misalnya, untuk membuat baju musim dingin yang digunakan adalah kain wol karena memiliki bahan tebal.
Pembuatan baju hingga bisa digunakan sehari-hari tidaklah mudah. Ada proses panjang di baliknya. Jelaskan proses pembuatan baju! Simak prosesnya di bawah ini.
1. Memetik dan Memintal Kapas
Kapas merupakan salah satu bahan utama yang digunakan dalam proses pembuatan baju. Kapas yang telah dipetik akan diambil seratnya untuk dipintal menjadi benang jahit.
2. Penenunan
Setelah kapas sudah dipintal menjadi benang, benang akan ditenun hingga menjadi kain. Proses menenun ini dilakukan dengan menyilangkan dua set benang dengan cara memasuk-masukkan pakan secara melintang pada benang-benang lungsin.
Proses ini dapat dilakukan secara tradisional oleh para pengrajin atau dengan cara modern menggunakan mesin.
3. Pemotongan Kain
Kain yang sudah jadi kemudian akan dipotong sesuai dengan pola baju yang diinginkan. Pola baju dipotong dalam keadaan terpisah atau bagian demi bagian. Pembuatan pola dimaksudkan supaya tidak terjadi kesalahan dalam memotong kain.
Komentar
Posting Komentar